Dewan Pengurus Daerah
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
Kota Surabaya

Bahagia Bersama PKS, Bahagia Terlibat dalam Kebaikan

Oleh: Moch. Redza Kusuma

Kata pepatah, satu gambar mampu bercerita lebih banyak dibanding yang bisa disampaikan oleh seribu gambar. Tapi tetap saja, satu buah gambar tersebut juga takkan berarti apa-apa hingga kita sendiri yang memberikannya makna.

Foto-foto dokumentasi buka puasa, temu silaturahim, dan santunan anak yatim yang diselenggarakan teman-teman Gema Keadilan Surabaya barangkali bagi sebagian orang merupakan agenda "biasa" yang lazim disimak atau bahkan dilewati begitu saja di beranda medsos. Spanduk, tenda, seragam, bingkisan, mungkin juga foto selfi bersama pasca acara, bisa jadi dianggap "Oh, begitu doang?"

Tapi tidak bagi saya.

Apa yang dilakukan teman-teman Gema Keadilan Surabaya sore kemarin punya kesan berbeda dalam benak saya. Gambar-gambar itu seolah bertutur kepada saya, bahwa 11 bulan yang lalu mereka yang hari ini duduk selfi melingkari meja berjibaku dengan rapat, diskusi, dan pelantikan.

Ada konflik di situ. Ada atmosfer ketegangan. Ada brainstorming yang berkecamuk. Ada malam-malam yang dilewati sambil ngopi, ngantuk, membedah AD/ART organisasi, hingga memerah intisari obyektif dan key results yang ingin diraih.

Sebelum dan sesudah itu, ada banyak drama mengiringi. Bongkar-pasang SDM. Curhat yang melelahkan. Kasak-kusuk, kesalahpahaman, kebutuhan rekrutmen, pembekalan yang apa adanya, hingga coaching yang penuh lika-liku.

Saya bangga dan terharu, telah menjadi bagian dari proses itu semua. Bahkan di setiap raut wajah yang ada di foto, saya berinteraksi dengan satu demi satu mereka, adik-adik pengurus Gema Keadilan Surabaya yang saya cintai itu.

Ada yang terjaring lewat kepanitiaan PKS kemudian melanjutkannya dalam pembinaan rutin bersama saya, lengkap dengan hiruk-pikuk dan dinamika di dalamnya. Ada yang bertemu saya setelah sekian tahun terlibat dalam komunitas dakwah ketika dia masih mahasiswa. Ada yang pernah curhat mau menikah. Ada yang susah payah menyempatkan waktunya buat Gema Keadilan padahal ia bekerja di luar kota. Ada banyak cerita yang tak sanggup dikisahkan oleh potongan-potongan gambar, yang tersimpan rapi dalam memori dan doa saya atas mereka.

Setelah sekian tahun vakum, alhamdulilah saya tak menyangka kini adik-adik saya telah melangkah sejauh ini. "Pecah telor" di kecamatan Bulak dan mendirikan DPC Gema Keadilan pertama di kota Surabaya. Wajah Ketua DPC yang juga tak asing bagi saya, karena terdapat cerita yang bisa saya ambil hikmahnya saat saya pertama kali mengenal beliau, dan orang-orang yang mengenalkan beliau kepada saya.

Haadzaa min fadhli Rabbi... 

Semua ini karena karunia dari Tuhanku... Saya bersyukur seluruh potongan kejadian yang saya pernah alami bersama manusia-manusia pilihan di dalam foto-foto itu menemukan integrasi puzzle-nya.

Saya bahagia membersamai mereka. Bahagia menghayati semua proses perjalanan ini bersama mereka. Bahagia menjumpai kesulitan dan lika-liku ini bareng mereka.

Bagi saya, inilah inti perjalanan dakwah. Kita berbahagia dengan keputusan yang kita ambil. Bahagia menjalani peran dalam peradaban yang kita cita-citakan.

Selamat dan sukses atas pembentukan DPC Gema Keadilan pertama di Kota Surabaya, DPC Gema Keadilan Bulak. Semoga Allah memberkahi langkah-langkah perjuangan kita.

DEWAN PENGURUS DAERAH
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
KOTA SURABAYA
Jl. Tales V No. 3
Kelurahan Jagir, Kec. Wonokromo
Surabaya 60244
crossmenuchevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram