
Tunanetra dari Kawan Netra melantunkan Ayat Suci dengan Alquran Braille di Aula DPD PKS Kota Surabaya.
Surabaya, 1 Maret 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya menegaskan komitmennya terhadap kepedulian dan pemberdayaan kelompok rentan dan penyandang disabilitas melalui kegiatan Khataman Alquran Braille yang dirangkai dengan buka puasa bersama, Ahad (1/3), bertepatan dengan Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga simbol keberpihakan sosial PKS terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian dan akses yang lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua DPD PKS Kota Surabaya M. Frimainto Utomo atau Bung Tomo menyampaikan bahwa kepedulian terhadap kelompok rentan merupakan bagian dari komitmen moral dan sosial partainya.

Bung Tomo menyampaikan sambutan dan komitmen PKS terhadapat kaum rentan dan disabilitas di acara Khataman Al Quran Braille
“Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peka dan lebih hadir. Kami ingin memastikan PKS hadir bersama kelompok rentan dan disabilitas, bukan hanya dalam momentum seremonial, tetapi dalam komitmen yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, keberkahan Ramadhan semestinya tercermin dalam kebijakan dan langkah nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat luas, termasuk mereka yang kerap menghadapi keterbatasan akses.
Dalam kesempatan itu, Founder Kawan Netra Gusti Mohammad Hamdan Firmanta menyambut baik ruang kolaborasi yang dibangun bersama PKS. Ia berharap sinergi tersebut dapat diterjemahkan dalam langkah strategis, termasuk pembahasan regulasi yang berpihak pada penyandang disabilitas.
“Kami ingin duduk bersama untuk membicarakan langkah strategis, termasuk regulasi, agar teman-teman disabilitas memiliki akses seluas-luasnya sebagaimana masyarakat pada umumnya. Prinsipnya sederhana, no one left behind, tidak ada yang tertinggal,” katanya.

Hilang Pandangan, Tak Hilang Harapan. pemaparan Founder Kawan Netra, Gusti Mohammad Hamdan Firmanta
Kawan Netra merupakan lembaga di bawah Yayasan Urunan Kebaikan yang melakukan pendampingan bagi tuna netra agar memperoleh akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan kesehatan secara layak. Berdiri pada 8 November 2020, lembaga ini bermula di Surabaya dan telah berkembang ke sejumlah daerah di Jawa Timur, NTB, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan yang sama, PKS Kota Surabaya juga meluncurkan program “SahabatIn PKS” sebagai wujud konkret penguatan kepedulian terhadap masyarakat rentan dan disabilitas.
Ketua Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas (BPMRD) PKS Kota Surabaya Rahmawati menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mendorong pendampingan, advokasi kebijakan, serta penguatan akses layanan dasar bagi kelompok rentan.
“Kami ingin memastikan keberpihakan itu nyata. SahabatIn PKS menjadi ruang gerak bersama untuk menghadirkan pendampingan berkelanjutan, memperluas akses pendidikan, kesehatan, serta kesempatan ekonomi bagi masyarakat rentan dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Rahmawati, Kabid BPMRD PKS Kota Surabaya secara simbolis menyematkan PIN "AKSES PKS"
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sebagai refleksi bahwa kepedulian sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat Ramadhan dan komitmen membangun Kota Surabaya yang inklusif.